Get Your Money Here

Showing posts with label PERKULIAHAN. Show all posts
Showing posts with label PERKULIAHAN. Show all posts

Monday, April 6, 2015

Internasionalisasi Pasar Modal Menghadapi MEA 2015

Internasionalisasi atau lebih dikenal sebagai globalisasi bukan hal baru di bidang pasar modal. Sudah banyak perusahaan lokal yang mengglobal dengan mendaftarkan sahamnya di berbagai bursa efek negara lain. Hal ini dilakukan dengan melibatkan banyak pihak, baik investor, broker maupun emiten yang bersangkutan. Internasionalisasi pasar modal yang ditandai oleh kebebasan yang diperoleh oleh ketiga pihak diatas untuk melakukan investasi di banyak negara, yang mana kebebasan ini didasari oleh adanya keuntungan yang diperoleh oleh pelaku pasar modal tersebut.

Berikut keuntungan yang akan diperoleh oleh masing – masing pihak diatas :
a)   \Investor   :    dengan melakukan investasi dibanyak negara, investor akan dapat melakukan diversifikasi terhadap risiko investasinya.
b)     Broker     :    mengingat likuiditas pasar modal berbeda-beda, maka broker akan diuntungkan jika memiliki banyak cabang dibanyak negara.
c)   Emiten    :    dengan mencatatkan sahamnya di berbagai bursa saham, emiten akan dapat memperoleh lebih banyak modal lagi.

Berikut dampak positif internasionalisasi pasar modal bagi investor adalah:
a) Dengan semakin banyaknya investor lokal yang melakukan investasi di pasar internasional maka biaya modal akan menjadi lebih murah karena pada gilirannya merupakan diversifikasi dari risiko yang berdampak bagi penurunan risiko dari saham – saham lokal.
b) Meningkatnya abnormal return yang terjadi karena investor telah mengantisipasi liberalisasi.
c) Penurunan Deviden Yield (DIP) yang berarti telah terjadi penurunan dalam biaya modal.
d) Negara akan mengalami pertumbuhan investasi swasta yang tinggi setelah dilakukannya liberalisasi pasar modal (P Henry, 2000)
e) Terjadi peningkatan disclosure dari emiten yang pada gilirannya akan meningkatkan kuantitas dan kualitas informasi
f) Terciptanya jumlah investor yang lebih banyak karena meningkatnya perdagangan saham dan terbukanya kesempatan baru bagi emiten untuk memperoleh modal baru.

Tuesday, January 6, 2015

KODE ETIK PROFESI AKUNTANSI

1.      KODE PERILAKU PROFESIONAL.
Garis besar kode etik dan perilaku profesional adalah :
a.       Kontribusi untuk masyarakat dan kesejahteraan manusia.
Prinsip mengenai kualitas hidup semua orang menegaskan kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia dan menghormati keragaman semua budaya. Sebuah tujuan utama professional komputasi adalah untuk meminimalkan konsekuensi negative dari sistem komputasi, termasuk ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan.
b.      Hindari menyakiti orang lain.
“Harm” berarti konsekuensi cedera, seperti hilangnya informasi yang tidak diinginkan, kehilangan harta benda, kerusakan harta benda, atau dampak lingkungan yang tidak diinginkan.
c.       Bersikap jujur dan dapat dipercaya
Kejujuran merupakan komponen penting dari kepercayaan. Tanpa kepercayaan suatu organisasi tidak dapat berfungsi secara efektif.
d. Bersikap adil dan tidak mendiskriminasi nilai-nilai kesetaraan, toleransi, menghormati orang lain, dan prinsip-prinsip keadilan yang sama dalam mengatur perintah.
e.   Hak milik yang temasuk hak cipta dan hak paten.
Pelanggaran hak cipta, hak paten, rahasia dagang dan syarat-syarat perjanjian lisensi dilarang oleh hukum di setiap keadaan.
f.   Memberikan kredit yang pantas untuk properti intelektual.
Komputasi profesional diwajibkan untuk melindungi integritas dari kekayaan intelektual.
g.  Menghormati privasi orang lain
Komputasi dan teknologi komunikasi memungkinkan pengumpulan dan pertukaran informasi pribadi pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah peradaban.
h.  Kepercayaan
Prinsip kejujuran meluas ke masalah kerahasiaan informasi setiap kali salah satu telah membuat janji eksplisit untuk menghormati kerahasiaan atau, secara implisit, saat informasi pribadi tidak secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan tugas seseorang.

2.      PRINSIP – PRINSIP ETIKA IFAC, AICPA DAN IAI
•         Kode Etik AICPA terdiri atas dua bagian; bagian pertama berisi prinsip-prinsip Etika dan pada bagian kedua berisi Aturan Etika (rules) :
1)   Tanggung Jawab: Dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang profesional,anggota harus menjalankan pertimbangan moral dan profesional secara sensitive.
2)   Kepentingan Publik: Anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak sedemikian rupa demi melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.
3)   Integritas: Untuk memelihara dan memperluas keyakinan publik, anggota harus melaksanakan semua tanggung jawab profesinal dengan ras integritas tertinggi.
4)   Objektivitas dan Independensi: Seorang anggota harus memelihara objektivitas dan bebas dari konflik kepentingan dalam menunaikan tanggung jawab profesional.Seorang anggota dalam praktik publik seharusnya menjaga independensi dalam faktadan penampilan saat memberikan jasa auditing dan atestasi lainnya
5)   Kehati-hatian (due care): Seorang anggota harus selalu mengikuti standar-standar etika dan teknis profesi terdorong untuk secara terus menerus mengembangkan kompetensi dan kualitas jasa, dan menunaikan tanggung jawab profesional sampai tingkat tertinggi kemampuan anggota yang bersangkutan
6)   Ruang Iingkup dan Sifat Jasa: Seorang anggota dalam praktik publik harus mengikuti prinsip-prinsip kode Perilaku Profesional dalam menetapkan ruang lingkup an sifat jasa yang diberikan
•         Prinsip-prinsip Fundamental Etika IFAC :
1)   Integritas : Seorang akuntan profesional harus bertindak tegas dan jujur dalam semua hubungan bisnis dan profesionalnya.
2)   Objektivitas : Seorang akuntan profesional seharusnya tidak boleh membiarkan terjadinya bias, konflik kepentingan, atau dibawah penguruh orang lain sehingga mengesampingkan pertimbangan bisnis dan profesional.
3)   Kompetensi profesional dan kehati-hatian : Seorang akuntan professional mempunyai kewajiban untuk memelihara pengetahuan dan keterampilan profesional secara berkelanjutan pada tingkat yang dipelukan untuk menjamin seorang klien atau atasan menerima jasa profesional yang kompeten yang didasarkan atas perkembangan praktik, legislasi, dan teknik terkini. Seorang akuntan profesional harus bekerja secara tekun serta mengikuti standar-standar profesional harus bekerja secara tekun serta mengikuti standar-standar professional dan teknik yang berlaku dalam memberikan jasa profesional.
4)   Kerahasiaan : Seorang akuntan profesional harus menghormati kerhasiaan informasi yang diperolehnya sebagai hasil dari hubungan profesional dan bisnis serta tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun kepada pihak ketiga tanpa izin yang benar dan spesifik, kecuali terdapat kewajiban hukum atau terdapat hak profesional untuk mengungkapkannya.
5)   Perilaku Profesional : Seorang akuntan profesional harus patuh pada hukum dan perundang-undangan yang relevan dan harus menghindari tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
•         Prinsip Etika Profesi Menurut IAI
Prinsip Etika memberikan kerangka dasar bagi aturan etika, yang mengatur pelaksanaan pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota, sedangkan Aturan Etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan. Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya.
Prinsip Etika Profesi dalam Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia menyatakan pengakuan profesi akan tanggungjawabnya kepada publik, pemakai jasa akuntan, dan rekan. Prinsip ini memandu anggota dalam memenuhi tanggung-jawab profesionalnya dan merupakan landasan dasar perilaku etika dan perilaku profesionalnya. Prinsip ini meminta komitmen untuk berperilaku terhormat, bahkan dengan pengorbanan keuntungan pribadi.
Tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung-jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut terdapat 4 (empat) kebutuan dasar yang harus dipenuhi :
1)            Kredibilitas.
Masyarakat membutuhkan kredibilitas informasi dan sistem informasi.
2)            Profesionalisme.
Diperlukan individu yang denga jelas dapat diindentifikasikan oleh pamakai jasa akuntan sebagai profesional dibidang akuntansi.
3)            Kualitas Jasa.
Terdapatnya keyakinan bahwa semua jasa yang diperoleh dari akuntan diberikan dengan stndar kinerja yang tinggi.
4)            Kepercayaan.
Pemakai jasa akuntan harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika profesional yang melandasi pemebrian jasa oleh akuntan.
Prinsip Etika Profesi Akuntan :
1)            Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
2)            Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
3)            Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.
4)            Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
5)            Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya tkngan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh matifaat dari jasa profesional yang kompeten berdasarkan perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.
6)            Kerahasiaan
Setiap anggota harus, menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.
7)            Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
8)            Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar proesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

3.      ATURAN DAN INTERPRETASI ETIKA
Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya. Pernyataan Etika Profesi yang berlaku saat ini dapat dipakai sebagai Interpretasi dan atau Aturan Etika sampai dikeluarkannya aturan dan interpretasi baru untuk menggantikannya.
Kepatuhan
Kepatuhan terhadap Kode Etik, seperti juga dengan semua standar dalam masyarakat terbuka, tergantung terutama sekali pada pemahaman dan tindakan sukarela anggota. Di samping itu, kepatuhan anggota juga ditentukan oleh adanya pemaksaan oleh sesama anggota dan oleh opini publik, dan pada akhirnya oleh adanya mekanisme pemrosesan pelanggaran Kode Etik oleh organisasi, apabila diperlukan, terhadap anggota yang tidak menaatinya.
Jika perlu, anggota juga harus memperhatikan standar etik yang ditetapkan oleh badan pemerintahan yang mengatur bisnis klien atau menggunakan laporannya untuk mengevaluasi kepatuhan klien terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tuesday, November 11, 2014

ETIKA DALAM PROFESI AKUNTANSI

Profesi akuntansi merupakan sebuah profesi yang menyediakan jasa atestasi maupun non. atestasi kepada masyarakat dengan dibatasi kode etik yang ada. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas. Yang dimaksud dengan profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik.  Dalam arti sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak dan konsultan manajemen.

Sunday, June 1, 2014

Loyality with No Limit




            Its been two years I have family in my collage. Yup I've joint in the Laboratory of Basic Accounting, one of the accounting lab in Gunadarma University. Laboratory of basic accounting, commonly referred to by the new students with the abbreviation Lab. This is a laboratory support which is mandatory for all new students at the faculty of economics, whether it is taking S1 and  D3, which had been taking regular classes (morning) or class of employees (evening), and both majoring in management and who took accounting.
To be a part of this lab is the main requirement when the prospective applicants must have completed two semesters and follow a few tests, some tests that I passed the written test, interview and the final test is a test tutorial. Written Test conducted in two sessions, namely regarding transactions and report generation services firms and trading companies. Which one of the company's services and materials trading company is one and a half semesters of material that has been taught to two applicants. After passing the written test when the results are announced at noon, tutorials tests conducted interviews and test the next day.
The next day began with interviews with staff confusion because participants see the number of participants more than the number of interviews when writing tests done. This was caused all accounting staff (not only the basics of accounting staff, accounting staff but intermediate and advanced accounting) interview held on the same day. Test interview participants did not think it would be as easy as using the Indonesian language, because some participants had testers who require the use of the English language when the interview took place. At the time of the interview so that the staff emphasized the goal is not joined as a laboratory assistant was because of it’s salary but because the intention want to share knowledge and further expand the network of friendship and good relations with faculty and seniors.

Wednesday, May 7, 2014

Review : The Covenant (2006)

Have you ever watched Harry Potter? The Covenant probably is not as famous as Harry Potter, but the story of this film also tells about the power of magic and no less interesting with Harry Potter or some other film which use magic powers.




In 1962 there was a colony called Ipswich in the Massachusetts. This colony firmly maintain strength while hiding power . At that time, the five families of Ipswich are descendants allying to hide their strength . Until one day, one of the five families escaped and went away.



After a few generations of descendants of Ipswich life, the four remaining families continue to keep the secret. Until an era, four Ipswich’s children of each family attend the prestigious Spencer Academy. They are Caleb Danvers (Steven Strait), Pogue Parry (Taylor Kitsch), Reid Garwin (Toby Hemingway) and Tyler Simms (Chace Crawford). The power that they have cause a sense addiction to continue using it. In addition, when the owner of the power reaches the age of 18 years, the strength will be stronger and the temptation to use it is also getting bigger. While the use of force itself make the user become increasingly weak physically and become visible in the older age compared with his real age.

Monday, April 21, 2014

What will I do after I Graduate?

After graduate? Ehm seriously I want to be an entrepreneur, I’ve planning for my business. But I think to become an entrepreneur an make something new I must must have a lot of money to be my capital. So after I graduate and before I built my own business, I want to work as accounting or auditor in one of Accounting Public Office (KAP – Kantor Akuntan Publik). Salary I have from being an accountant must be saved and akan saya jadikan sebagai modal saya nanti ketika akan membangun bisnis saya.
What kind of business I want to built? Firstly I want to say that I really love design, I love any kind of food and drink. So from those reason I want to build a kind of distro and café. Distro yang ingin saya diringan memiliki konsep yang unik. Saya ingin menciptakan suatu tempat belanja yang tidak membosankan, melainkan nyaman baik untuk yang berbelanja maupun bagi yang hanya menemani belanja. Distro akan saya satukan dengan café sehingga selain berbelanja pengunjung bisa menikmati santapan ringan maupun hanya minum saja.

Mengapa Bahasa Inggris Penting Bagi Jurusan Akuntansi?


Bahasa Inggris dapat dibilang sebagai bahasa dunia. Hal ini karena dimanapun seseorang berada (bukan di negara asalnya) pastinya jika ia tidak menguasai bahasa negara yang bersangkutan, ia akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-harinya. Even, ada beberapa negara yang sangat menjunjung tinggi bahasa negaranya sendiri, contohnya saja negara Jerman, Perancis dan Belanda. Tiga negara itu adalah negara yang tidak begitu respect terhadap bahasa Inggris tapi walaupun demikian tiap individu di negara tersebut tetap paham dan mengerti bahasa Inggris secara umum.
In Indonesia, especially in traveling destination, people usually use English to speak to the tourist who come. Even in fact we have to influence our Bahasa to foreigner who come to Indonesia. Not just our language, but we also share Indonesia’s culture and the inner of Indonesia.
Even, we have to influence our Bahasa, Bahasa Inggris tetap harus kita kuasai terutama oleh seorang mahasiswa yang notabanenya terpelajar. Untuk jurusan akuntansi misalnya, bahasa Inggris dibutuhkan ketika kita diharuskan bekerja pada suatu perusahaan internasional yang mengharuskan setiap penjurnalan dan setiap urusan akuntansi maupun audit diselesaikan dengan penggunaan bahasa Inggris. Mulai dari hal kecil seperti account account dalam neraca saldo yang harus mahasiswa kenal baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. hal ini adalah hal kecil pertama yang harus sangat dipahami oleh mahasiswa akuntansi karena mulai dari nama akun lah semua pekerjaan akuntan dimulai.
Selain itu, bahasa Inggris dibutuhkan ketika kita sebagai akuntan diharuskan mempresentasikan hasil suatu laporan keuangan untuk suatu periode akuntansi pada pemegang saham yang bisa saja merupakan investor yang berasal dari luar negeri. Sehingga bahasa inggris sangat penting bagi seorang akuntan ketika hal itu terjadi.

Sunday, December 1, 2013

Pengemis Ternyata Orang Berada di Kampungnya

Pada postingan kali ini, saya akan membahas masalah mendasar yang ada di negara tercinta kita ini, Indonesia. Ya betul sekali, saya akan membahas mengenai kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Kemiskinan sendiri dalam kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti keadaan dimana tidak berharta atau tidak berkecukupan. Secara umum, kemiskinan disebabkan oleh meningkatnya pengangguran dan tidak ada nya pelatihan – pelatihan softskill serta pemberdayaan dari pemerintah setempat. Semakin meningkat tingkat kemiskinan dapat berdampak menjadi semakin banyaknya orang yang mengambil cara instan dalam mendapatkan uang. Contohnya saja, merampok, membunuh serta mengemis. Merampok dan membunuh sudah dapat terlihat jelas bahwa mereka benar – benar melakukan kejahatan. Sedangkan pekerjaan mengemis sulit untuk dilihat keadaan sesungguhnya dari pelaku mengemis itu.
Banyak media – media yang telah membahas mengenai maraknya pekerjaan mengemis, pekerjaan yang mengandalkan rasa iba seseorang ini tidak seharusnya dijadikan sebagai pekerjaan. Oknum – oknum pengemis yang bersangkutan pun terkadang mengemis bukan karena mereka tidak berkecukupan, tetapi dikarenakan mereka ingin menambah pundi – pundi nya di desa dengan mengadu nasib di kota – kota besar. Niat oknum tersebut mungkin pada dasarnya adalah baik, yaitu ingin mensejahterakan keluarganya, tetapi di lain sisi, seharusnya mereka mengadu nasib di kota besar dengan mengandalkan kemampuan mereka, mengandalkan ilmu yang dimiliki, bukannya ke kota besar tidak membawa bekal apa – apa. Hanya bermodal nekat doing. Itu lah satu – satu nya modal mereka yang merantau ke kota besar tanpa pertimbangan matang. Lalu di kota tujuan akan jadi apa, itu urusan nanti menurut mereka. Itu lah hal yang harus diluruskan oleh para perantau tersebut.

Monday, October 28, 2013

Penalaran Deduktif


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesendens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan consequence (konklusi).
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal – hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian – bagiannya yang khusus.
Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) daru nedia – media hiburan yang menampilkan gaya hudup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori hipotesis, definisi operasional, instrument dan operasionalisasi.
Jenis penalaran deduktif yaitu :
1.      Silogisme Kategorial   : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi
2.      Silogisme Hipotesis     : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi conditional hipotesis

Wednesday, June 26, 2013

Scraptbook



Beberapa minggu yang lalu, gue ditugasin oleh salah satu kelas laboratorium yang gue ikutin untuk ngebuat kritik dan saran sebagai bagian dari tugas akhir gue. Biasanya kritik dan saran yang diminta oleh ketua praktikum engga neko-neko, hanya disuruh ketik terus print deh, nah tapi untuk laboratorium yang satu ini dan khusus untuk kelas gue aja dikasih tugas yang agak sedikit rumit dan mungkin emang rumit untuk ukuran gue yang sangat sulit menemukan ide untuk berkrasi. Ya, tugas akhir kelas gue adalah ngebuat kritik dan saran TAPI dalam bentuk scrapbook. Scrapbook pernah denger sih, tapi belum pernah liat perwujudan nya, dan belum pernah ngebuat sendiri. Jadilah gue buta dengan apa yang harus gue kerjain.
            Dengan kecanggihan zaman, bertanyalah gue dengan si oom bernama google. Dan ternyata scrapbook sebetulnya adalah wadah untuk menyimpan segala sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup kita, ya mirip-mirip memorabilia album gitu deh, disana bisa untuk menyimpan foto yang lengkap dengan dekorasi, catatan ekspresi kala foto itu, atau benda-benda lainnya yang dapat mengingatkan kita pada sesuatu atau sebuah kejadian tertentu.

Friday, June 14, 2013

Hubungan Antara Ekonomi, Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat



Hubungan antara Ekonomi, Hukum, dan Kesejahteraan Masyarakat.sebelum membahas hubungan dan keterkaitan antara ketiganya. Saya ingin menjelaskan sedikit mengenai ketiga pembahasan diatas yang saling berkaitan.
Ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku Ekonomi yang dibuat. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan Manusia yang tidak terbatas.
Hukum adalah dasar dan fondasi awal dalam menetapkan, mengatur, dan menjaga setiap gerak-gerik kehidupan masyarakatnya dalam berbagai bidang. Politik, ekonomi, teknologi dll. Itu semua demi terciptanya ketertiban dan kedamain hidup berdampingan bermasyarakat terutama sosialisasi kehidupan.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Perekonomian Indonesia

Globalisasi merupakan suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Jan Aart Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:

Saturday, May 4, 2013

Pengaruh Variabel Makro dalam Perekonomian Indonesia


Dalam perekonomian Indonesia, kita mengenal ada dua teori yaitu teori ekonomi mikro dan teori ekonomi makro. Dalam teori mikro ekonomi yang dianalisis adalah kegiatan seorang konsumen, suatu perusahaan, atau suatu pasar. Sedangkan dalam teori makro ekonomi, masalah yang dibahas lebih global dan lebih menyeluruh. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang judul diatas, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang pengertian ekonomi.
            Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu oikos dan nomos. Oikos berarti rumah tangga dan nomos berarti, tata, aturan. Dengan demikian secara sederhana ekonomi dalam pengertian bahasa berarti tata aturan rumah tangga. Sedangkan Ekonomi makro adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Ekonomi makro menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, serta tercapai atau tidaknya pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Andai Menjadi Menteri Perekonomian


Andai aku menjadi menteri perekonomian. Pada tulisan ini saya akan berandai-andai apabila saya menjadi seorang menteri Perekonomian.  Apa saja yang akan saya lakukan apabila saya menjadi menteri Perekonomian? Apa peran saya terhadap Perekonomian di Indonesia ini yang masih jauh dari harapan? Kebijakan apa yang saya buat untuk memajukan perekonomian di Indonesia ini?
Seperti yang kita ketahui Menteri Perekonomian di Indonesia saat ini adalah Hatta Rajasa. Bagaimana yaaa jika saya menjadi seorang Menteri Perekonomian seperti beliau? Sejenak saya membayangkan sebuah kehidupan indah sebagai seorang menteri perekonomian. Tidak ada salahnya bermimpi menjadi seorang menteri perekonomian selagi mimpi itu gratis. Siapa tahu kelak nantinya hal tersebut dapat terwujud dalam kehidupan nyata saya, walaupun nantinya banyak hambatan yang akan saya hadapi. Demikianlah yang namanya hidup, penuh akan hambatan. Orang yang ingin sukses harus mampu melewati berbagai halangan dan rintangan di hadapannya.

Saturday, April 6, 2013

Membenahi Hukum Ekonomi di Indonesia

Menurut anda bagaimana keadaan perekonomian di Indonesia? Apakah perekonomian di Indonesia sudah mulai membaik dari tahun ke tahun? Menurut saya perekonomian di Indonesia mulai tumbuh akan tetapi tingkat kemiskinan juga makin tinggi pula karena tidak ditopang dengan pemerataan pendapatan dan terdapat faktor – faktor yang menghambat rakyat Indonesia sampai selama ini belum merasakan kesejahteraan dan kemakmuran.
Dalam aspek hukum ekonomi, hukum dasar yang mengatur tentang Perekonomian yaitu pasal 33 UUD 1945 tidak dilaksanakan sesuai prosedur dan menurut saya sekarang ini Perekonomian yang dijalankan Pemerintah dan penguasa menyimpang dari pasal 33 UUD 1945.

Saturday, March 30, 2013

Wajah Hukum Ekonomi Indonesia


Sebelum membahas hukum di Indonesia, terlebih dulu saya akan memaparkan mengenai pengertian dari hukum. Hukum atau ilmu hukum adalah suatu sistem aturan atau adat yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa, pemerintah atau otoritas melalui lembaga atau institusi hukum. Beberapa ahli telah memaparkan mengenai pengertian hukum menurut diri mereka masing – masing sebagai berikut:
·         J.C.T. Simorangkir, SH dan Woerjono Sastropranoto, SH
Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa, yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib.

Tuesday, January 8, 2013

30 Soal Mengenai Koperasi


Ekonomi Koperasi
Ira Setyowati // 2EB01 // 23211669 //  FE. Akuntansi Universitas Gunadarma

1.      Kapan diadakannya Kongres Koperasi yang pertama?
a.       12 Juli 1947 (*)
b.      12 Juli 1974
c.       12 Juni 1947
d.      12 Juni 1947

2.      Jenis koperasi menurut status keanggotaannya adalah
a.       Koperasi Pusat dan Induk Koperasi
b.      Gabungan Koperasi dan Koperasi Pusat
c.       Koperasi Produsen dan Koperasi Konsumen (*)
d.      Koperasi Produsen dan Induk Koperasi

3.      Dari sisi perusahaan, koperasi dapat dievaluasi keberhasilannya melalui berapa factor?
a.       3
b.      4 (*)
c.       5
d.      6

4.      Dibawah ini yang bukan merupakan bahan evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi perusahaan adalah :
a.       Produktivitas koperasi
b.      Efisiensi perusahaan koperasi
c.       Analisis laporan keuangan